Category #2, SUMIA SKINPEDIA

Kulit kering dan kusam? Ini penyebab dan solusinya!

Banyak faktor yang dapat menjadi penyebab kulit kusam, mulai dari faktor kesehatan tubuh, hingga faktor lingkungan. Kulit kusam umumnya diikuti dengan tampilan kulit yang kering dan tidak memiliki kilau kulit sehat. Untuk mengatasinya, Anda bisa menggunakan ragam produk skin care seperti cleanser, masker, dan moisturizer. Namun, akan lebih baik lagi jika Anda mengatahui terlebih dahulu apa saja hal yang bisa menjadi penyebab kulit.

1. Penumpukan Sel Kulit Mati

Untuk memperbaharui dirinya, sel kulit melakukan regenerasi setiap jangka waktu tertentu. Untuk usia dewasa, kulit melakukan regenerasi sel setiap 28 hari sekali. Sebelum mencapai siklus regenerasi ini, sel kulit yang mati akan terkumpul pada permukaan kulit dan membuat tampilan kulit wajah menjadi kusam. Agar terhindar dari masalah ini, Anda dapat melakukan eksfoliasi fisik setidaknya 2-3 kali seminggu untuk membantu mengangkat sel kulit mati. Selain itu, penggunaan skin care dengan kandungan chemical exfoliator seperti AHA dan BHA juga dapat membantu mengangkat sel kulit mati.

2. Paparan Polusi Udara

Masalah kulit kusam biasa mengintai seseorang yang sering beraktivitas di luar ruangan. Paparan sinar matahari dan polusi udara merupakan salah satu penyebab kulit kusam. Sinar matahari, polusi, dan debu dapat menyebabkan kelembapan kulit berkurang dan membuat tampilan wajah menjadi kering dan kasar. Hal ini juga diperparah oleh kulit yang tidak mendapat perlindungan maksimal. Selain mengunakan skin care dengan kandungan SPF dan anti-oksidan yang tinggi, Anda juga bisa mengatasi masalah ini dengan berolahraga. Olahraga dapat memperlancar peredaran darah yang akan membantu penyerapan nutrisi dan pembuangan racun pada sel kulit.

3. Stres

Selain pengaruh dari dalam dan luar tubuh, pikiran kita juga dapat mempengaruhi kondisi kulit, lho! Stres merupakan salah satu kondisi yang dapat menyebabkan kulit kusam. Saat pikiran mengalami stres, hormon kortisol dalam tubuh akan meningkat dan membuat aliran darah menjadi lebih kencang. Namun, aliran darah ini hanya mengalir menuju organ vital saja dan tidak menuju ke area wajah. Akibatnya, kulit menjadi tampak pucat dan kusam. Untuk mencegah masalah ini, Anda bisa mencoba berlatih meditasi untuk menenangkan diri dan menurunkan kadar hormon kortisol. Selain itu, Anda juga dapat membantu melancarkan sirkulasi darah pada wajah dengan melakukan pijat wajah dan perawatan microdermabrasion.

4. Tubuh dan Kulit Mengalami Dehidrasi

Sebagai organ terbesar manusia, kulit membutuhkan asupan nutrisi untuk menjaga kesehatan dan penampilannya. Selain memerlukan nutrisi dan vitamin, kulit juga memerlukan asupan air putih yang cukup agar terhindar dari dehidrasi. Dehidrasi dapat membuat sirkulasi darah menjadi tidak lancar dan mengurangi volume darah yang dialirkan menuju kulit. Akibatnya, kulit akan terlihat kusam, pucat, dan mengalami penuaan dini. Pastikan Anda memenuhi konsumsi air putih sesuai dengan kebutuhan dan dibantu dengan penggunaan produk skin care yang dapat menghidrasi kulit.

5. Kekurangan Zat Besi

Selain vitamin, kesehatan kulit juga dapat dijaga dengan asupan mineral yang cukup. Jika Anda kekurangan asupan mineral, salah satu ciri yang dapat dialami adalah kulit kusam. Beberapa mineral yang penting untuk kulit adalah zinc, copper, dan iron. Mineral ini mampu membentuk anti-oksidan alami pada tubuh yang dapat menutrisi kulit agar tetap sehat berseri. Cara terbaik untuk mendapatkan asupan mineral yang cukup adalah dengan mengonsumsi multivitamin sesuai dengan dosis yang dianjurkan.

6. Sinar matahari langsung

 Hiperpigmentasi karena paparan sinar matahari bisa menyebabkan warna kulit yang tidak merata. Kerusakan kulit karena sinar matahari juga menjadi penyebab melemahnya kolagen dan menyebabkan kulit kusam. Solusinya gunakan tabir surya. Sebab, tak ada perawatan yang efektif selama kulit kita tidak terlindung dan masih terpapar sinar matahari langsung. Gunakan produk yang mengandung retinol setiap malam untuk membantu melindungi kolagen pada kulit dan akan membangun protein struktural pada kulit. Kemudian, tambahkan serum atau krim wajah mengandung bahan-bahan pencerah, seperti kojik acid atau arbutin untuk menghilangkan titik hitam.

 7. Faktor hormon

Hormon memang fluktuatif, misalnya karena pubertas, menopause, pengobatan atau faktor tak terkontrol lainnya.  Tampilan kulit juga dipengaruhi oleh kadar hormonal. Misalnya, ketika estrogen menurun akan mengakibatkan proporsi testosteron yang lebih tinggi sehingga kulit menjadi lebih berminyak. Pori-pori wajah juga akan tertutup dan membuat kulit tampak kusam. Solusinya gunakan masker lembaran atau clay untik mengangkat minyak berlebih pada permukaan kulit. Namun, langkah itu saja tidak cukup. Jika kamu pergi ke dokter, kamu mungkin akan diberi resep obat untuk mengatasi masalah hormonal yang mengakibatkan kulitmu berminyak. 

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *